Syarat menjadi Perawat Profesional

PerawatBaik.com - Assalamualaikum wr.wb.
Salam sehat dan semangat para sahabat Perawat Baik... 😇

perawatbaik.com

Menjadi Perawat adalah sebuah pilihan. 
Profesi Perawat tidak ada bedanya dengan profesi atau pekerjaan lainnya, membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan keberanian dalam menjalaninya. Menghadapi pasien yang sedang sakit, menghadapi keluarga pasien yang terkadang membutuhkan kesabaran dan tenaga ekstra, resiko tertular penyakit tertentu, serta beberapa resiko menjadi perawat lainnya harus siap diterima dan diantisipasi dalam keseharian kita menjalankan peran dan fungsi perawat.

Ada beberapa kriteria pribadi yang merupakan syarat menjadi perawat yang baik, Perawat Profesional, dan pada kesempatan ini Perawat Baik akan membagikan tips dan cara menjadi perawat profesional, menjadi perawat yang baik, perawat yang disukai oleh pasien dan keluarganya, dan pastinya akan selalu dinantikan kehadirannya oleh pasien.


Cara menjadi Perawat Profesional

Perawat Profesional adalah seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan keperawatan dan melakukan tanggung jawab sesuai dengan kewenangan dalam melakukan asuhan keperawatan baik secara mandiri maupun secara kolaborasi.

Pendidikan yang harus ditempuh oleh calon perawat untuk menjadi perawat profesional dimulai dari jenjang D3 maupun S1, kemudian melanjutkan program profesi. Calon perawat maupun perawat kemudian boleh juga melanjutkan pendidikan ke S2 dan S3 sesuai spesialisasi yang diminati.

Selain dari syarat di atas, berikut ini beberapa tips yang bisa sahabat lakukan untuk menjadi seorang Perawat yang baik, Perawat Profesional.

1. Niat

Untuk menjadi seorang perawat membutuhkan niat yang kuat, niat yang benar, dan niat yang baik. Karena hasil yang baik berasal dari niat yang baik. Usahakan setiap harinya mempersiapkan niat yang baik dimulai dari akan berangkat dinas, sampai di tempat dinas dan saat akan menghadapi pasien. 


2. Berdoa

Seperti halnya niat, sebelum melangkahkan kaki untuk berdinas, mulailah dengan doa. Sebelum melakukan hand over atau serah terima pasien dimulai dengan berdoa bersama rekan-rekan sejawat untuk mendoakan kesembuhan pasien dan melindungi diri kita dan keluarga dari berbagai penyakit.


3. Mengucapkan Salam

Ketika memulai memasuki ruangan pasien, selalu ucapkan salam, bisa mengucapkan “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, selamat pagi, selamat siang, good morning dan sebagainya”. Mengucapkan salam akan menjadi ciri khas atau membuat kesan tersendiri tentang kita di mata pasien. 


4. Senyum

Senyum penting dilakukan untuk memberikan kesan yang baik pertama kali berinteraksi. Dengan tersenyum artinya kita siap berinteraksi dengan pasien. Meskipun di musim wabah corona dan tetap menggunakan masker tetap lakukan senyum ini, walau pasien tidak melihat senyum kita, tapi kita akan merasakan energi positif untuk kita sendiri.


5. Memperkenalkan Diri

Penting banget memperkenalkan diri kepada pasien sebelum memulai tindakan keperawatan. Kenapa penting? Dengan kita memperkenalkan diri, akan membuat pasien maupun keluarga menjadi percaya pada  kita dan merasa aman. Memperkenalkan diri cukup dengan menyebutkan nama lengkap dan kemudian nama panggilan. Sebagai contoh “Ibu, perkenalkan nama saya Puspita Arum Sekar Kusumaning Putri, ibu cukup memanggil saya Putri”. Jika merasa nama lengkap terlalu panjang cukup sebutkan saja nama panggilan. 

Perkenalkan diri tidak hanya pada pasien yang sadar tetapi juga lakukan pada pasien dengan penurunan kesadaran. Kebanyakan perawat malas ataupun lupa untuk memperkenalkan diri, padahal memperkenalkan diri adalah poin penting dari menjalin hubungan kepercayaan.


6. Menjelaskan Tindakan

Upayakan setiap melakukan tindakan, berikan penjelasan terlebih dahulu tindakan apa yang akan dilakukan, supaya pasien tidak kaget dan dapat mempersiapkan dirinya.


7. Menawarkan Bantuan

Setiap selesai kepada pasien, selalu tawarkan bantuan pada pasien, bantuan seperti apa yang dibutuhkan. Dengan begini pasien akan merasakan nyaman saat berinteraksi dengan kita.


8. Menepati Perkataan

Setiap perkataan yang kita ucapkan harus bisa kita lakukan dan tepati. Sebagai contoh kita berkata akan memandikan pasien pada jam 06:00, maka pada jam tersebut kita sudah harus datang ke pasien dan melakukan tindakan.


9. Mengucapkan Maaf

Jangan sungkan atau merasa diri kita benar. Mengucapkan kata maaf sangat penting kita lakukan jika memang kita melakukan hal yang kurang menyenangkan. Sebagai contoh kita terlambat untuk memandikan pasien pada jam 06:00, minta maaf dan kemudian menjelaskan alasan secara singkat kenapa tidak bisa menepati pada jam 06:00. Penulis sering meminta maaf jika memang ada hal yang tidak sesuai, meminta maaf bukan berarti kita salah tetapi juga bisa menunjukkan sikap kerendahan hati kita.


10. Menjadi Pendengar yang Baik

Salah satu hal yang akan membuat pasien merasa senang dan percaya kepada kita adalah dengan menjadi pendengar yang baik. Menjadi pendengar yang baik adalah dengan cara mendengarkan setiap pasien dengan tenang, menatap matanya. Cukup dengan mendengarkan apapun yang diceritakan pasien. Pada dasarnya beberapa pasien lansia hanya butuh didengarkan tanpa harus kita berbicara sudah dapat membuat pasien percaya dengan kita.


11. Memberi Semangat & Mendoakan Pasien

Hal penting lainnya adalah memberi semangat dan mendoakan pasien di depan pasien. Dengan memberi semangat akan memotivasi pasien dan mendoakan pasien dapat membuat pasien merasakan energi positif. Ucapan yang baik adalah doa dan akan memberi kebaikan bagi kita juga.



Nah itulah tips yang dapat Perawat Baik bagikan seputar Menjadi Perawat Profesional, semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi untuk semuanya.

Jika ada pertanyaan, share informasi, atau pengalaman seputar pembahasan kita kali ini, jangan sungkan untuk memberikannya di kolom komentar di bawah ya... 😉 

Jangan lupa juga untuk subscribe lewat email di form Subscribe di bagian paling bawah blog ya... Biar selalu update pemberitahuan setiap kita upload artikel terbaru. 😘

Berikan Komentar

Lebih baru Lebih lama