Pertolongan Pertama pada Alergi Obat dan Alergi Kosmetik (Zat Kimia lainnya)

PerawatBaik.com - Assalamualaikum wr.wb. 
Salam sehat dan semangat para sahabat Perawat Baik... 😇 

Pada pembahasan sebelumnya kita sudah membahas ciri-ciri alergi dan cara mengatasi alergi yang disebabkan oleh makanan, cuaca dingin atau panas, serta debu maupun serbuk bunga.

Pada pembahasan kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan mengenai alergi, dan kali ini masuk ke kategori yang cukup mengkhawatirkan menurut mimin, karena kali ini alerginya disebabkan oleh obat.

Pertolongan Pertama pada Alergi Obat

Mimin baru engeh si dulu banget author pernah cerita soal tes alergi obat. Ternyata itu memang perlu dilakukan banget ya... 

Yuk deh kita simak penjelasan author tentang Pertolongan Pertama pada Alergi Obat dan Zat Kimia.


Alergi Obat

Jenis alergi terhadap obat terjadi ketika seseorang mengkonsumsi obat tertentu, tidak hanya dikonsumsi, tetapi alergi juga dapat muncul ketika obat disuntikkan maupun dioleskan. 

Alergi terhadap obat tertentu juga akan berespon dengan cepat saat alergen masuk ke dalam tubuh kita. Bahkan ketika alergi ini terjadi, bisa saja menyebabkan syok dan menyebabkan kematian jika tidak segera dilakukan tindakan untuk mengatasinya.


Gejala atau Ciri-Ciri Alergi Obat

  1. Kepala pusing
  2. Mual muntah
  3. Jantung berdebar-debar
  4. Susah menelan
  5. Kulit terasa terbakar
  6. Ruam pada kulit
  7. Terdengar suara mengi bahkan sampai siulan pada saat bernapas
  8. Keringat dingin
  9. Kehilangan kesadaran
  10. Pandangan kabur
  11. Syok

Jika sudah sampai tahap syok dan mengalami penurunan kesadaran, biasa disebut dengan syok anafilaksis. Harus segera mendapatkan tindakan kegawatdaruratan. 

Pada kasus tertentu, alergi ini bisa menimbulkan kasus tersendiri yang biasa disebut dengan Sindrom Stevens-Johnson yaitu reaksi pada kulit yang seperti terbakar di seluruh tubuh dan ini juga dapat menyebabkan kematian.


Pertolongan Pertama pada Alergi Obat

Seperti biasa dan seperti yang seharusnya, kita harus mengingat dan menerapkan prinsip utama pertolongan pertama, yaitu "Jangan Panik, Jangan Sok Tahu", kemudian lanjutkan ke langkah berikut:

1. Mengetahui penyebab alergi

Seperti halnya pada penanganan alergi makanan, perlu kita ketahui penyebab alergi obat tersebut, dan mengingat interaksi obat terakhir yang kita konsumsi.

2. Menghindari penyebab alergi

Setelah kita dapat mengira-ngira penyebab terjadinya alergi kita dapat menghindarinya, jika itu adalah obat jenis topikal maka kita usahakan tidak menggunakannya lagi. 

3. Perhatikan gejala yang muncul

Penting untuk kita memperhatikan gejala yang muncul akibat alergi ini karena dengan kita memperhatikannya kita bisa mengira-ngira apakah ini mengarah ke Sindrom Stevens-Johnson atau bukan sehingga dapat menghindarkan kita atau yang mengalami alergi dari keadaan syok.

4. Tidak menggaruk pada bagian yang gatal

Yaa... Pada saat alergi obat, kita bisa saja akan mengalami gatal dan ruam pada kulit. 
Jika alergi yang muncul adalah gatal dan ruam seperti ini, sangat tidak dianjurkan untuk menggaruk pada bagian yang gatal karena memicu terjadinya ruam yang semakin parah dan bisa saja tanpa sadar pada saat menggaruk terjadi perlukaan pada area kulit. 

Solusinya kita bisa memberikan lotion ataupun minyak yang mengandung mint, tentunya jika kita tidak memiliki alergi terhadap jenis lotion ini juga ya sahabat.

5. Perbanyak minum air putih

Perbanyak minum air putih gunanya adalah untuk membantu tubuh supaya tidak dehidrasi dan menghindari atau mengatasi syok yang mungkin terjadi sampai kita mendapatkan pertolongan selanjutnya.

6. Tidak sembarangan mengkonsumi obat-obatan

Pada kasus ini, sahabat diharapkan tidak sembarangan mengkonsumi obat-obatan ya, alangkah lebih baiknya segera ke layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan terhadap alergi obat ini.


Alergi Kosmetik (Zat Kimia)

Alergi zat kimia yang akan kita bahas adalah zat alergen berupa kosmetik, deterjen, serta parfum ya sahabat. Alergi zat kimia ini biasanya akan muncul setelah interaksi dengan zat kimia yang ada berupa topikal atau dioleskan, ataupun terhirup saat penggunaannya. 

Pada kasus alergi terhadap zat kimia seperti alergi kosmetik, deterjen, maupun parfum ini biasanya muncul di permukaan kulit setelah pemakaian dalam jangka waktu yang relatif cepat (seketika) ataupun dengan jarak waktu 1 jam dari pemakaian. Namun respon alergi ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, ada yang 5 menit setelah pemakaian sudah menimbulkan gejala, ada juga yang bahkan berhari-hari baru muncul sehingga mengaburkan dugaan alergi kita.


Gejala atau Ciri-Ciri Alergi Kosmetik (Zat Kimia di atas)

  1. Ruam pada kulit
  2. Gatal-gatal
  3. Bengkak 
  4. Berjerawat
  5. Beruntusan 
  6. Kulit terasa terbakar
  7. Mata merah dan berair
  8. Jika alergen tertelan atau masuk terhirup seperti parfum/Gas, reaksinya biasanya menyebabkan sulit menelan, susah bernapas, bengkak pada laring, hingga menyebabkan syok.

Pertolongan Pertama pada Alergi Kosmetik (dan Zat Kimia di atas)

Seperti biasa dan seperti yang seharusnya, kita harus mengingat dan menerapkan prinsip utama pertolongan pertama, yaitu "Jangan Panik, Jangan Sok Tahu", kemudian lanjutkan ke langkah berikut:

1. Mengetahui penyebab alergi

Seperti halnya pada penanganan alergi lainnya, pada alergi zat kimia ini kita harus mengetahui penyebab alergi muncul. Apakah setelah penggunaan bahan-bahan kimia yang kita gunakan seperti kosmetik, parfum, ataupun deterjen.

2. Menghindari penyebab alergi

Setelah kita dapat mengetahui penyebab dari alergi ini, kita dapat menghentikan penggunaannya sementara waktu.

3. Perhatikan gejala yang muncul

Penting untuk kita memperhatikan gejala yang muncul akibat alergi ini karena dengan kita memperhatikannya kita bisa mengira-ngira apakah ini mengarah ke Sindrom Stevens-Johnson atau bukan, sehingga dapat menghindarkan kita atau yang alergi mengalami keadaan syok. 

4. Tidak menggaruk pada bagian yang gatal

Saat muncul gatal dan ruam, sangat tidak dianjurkan untuk menggaruk pada bagian yang gatal karena memicu terjadinya ruam yang semakin parah dan bisa saja tanpa sadar pada saat menggaruk terjadi perlukaan pada area kulit. 

Solusinya kita bisa memberikan lotion ataupun minyak yang mengandung mint, tentunya jika kita tidak memiliki alergi terhadap jenis lotion ini juga ya sahabat.

5. Perbanyak minum air putih

Perbanyak minum air putih gunanya adalah untuk membantu tubuh supaya tidak dehidrasi dan menghindari atau mengatasi syok yang mungkin terjadi sampai kita mendapatkan pertolongan selanjutnya.

6. Tidak sembarangan mengkonsumi obat-obatan

Pada kasus ini, sahabat diharapkan tidak sembarangan mengkonsumi obat-obatan ya, alangkah lebih baiknya segera ke layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan terhadap alergi zat kimia ini.

7. Membasuh daerah alergi dengan air mengalir sampai bersih


8. Hentikan penggunaan produk

Menghentikan penggunaan produk ini sangat dianjurkan ketika kita mengetahui penyebab dari terjadinya alergi agar kita terhindar dari masalah kesehatan yang lebih lanjut.


Nah Sahabat Perawat Baik, itulah pembahasan kita kali ini tentang alergi mulai dari alergi makanan, alergi dingin, alergi debu, dll, hingga alergi obat dan alergi kosmetik atau zat kimia lainnya...

Dari beberapa ciri-ciri alergi yang telah kita sampaikan pada artikel ini dan artikel sebelumnya tentang alergi, kita perlu sangat memahami ciri-ciri reaksi alergi yang mengancam nyawa.
  1. Pandangan kabur
  2. Sesak napas
  3. Sulit menelan
  4. Keringat dingin 
  5. Jantung berdebar-debar
  6. Penurunan kesadaran
  7. Mual muntah berlebihan
  8. Terdengar suara mengi maupun suara bersiul saat bernapas
  9. Terlihat tanda Sindrom Stevens-Johnson (kulit terbakar seluruh tubuh bahkan melepuh)

Jika muncul gejala tersebut di atas segeralah pergi ke layanan kesehatan terdekat. 
Jangan tunggu sampai gejala makin berat baru ke layanan kesehatan, karena semakin lambat, semakin sulit penanganannya. Semoga bermanfaat yaaa sahabat... 

Jika ada pertanyaan, share informasi, atau pengalaman seputar pembahasan kita kali ini, jangan sungkan untuk memberikannya di kolom komentar di bawah ya... 😉 

Jangan lupa juga untuk subscribe lewat email di form Subscribe di bagian paling bawah blog ya... Biar selalu update pemberitahuan setiap kita upload artikel terbaru. 😘

Berikan Komentar

Lebih baru Lebih lama