Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teknik Komunikasi Terapeutik

PerawatBaik.com - Assalamualaikum wr.wb.
Salam sehat dan semangat para sahabat Perawat Baik... 😇

Sebelumnya kita sudah membahas tentang Komunikasi Terapeutik.
Tentunya sekarang sahabat sudah paham kan tentang Komunikasi Terapeutik? Mulai dari pengertian komunikasi terapeutik, tujuan komunikasi terapeutik, dan fase atau tahapan komunikasi terapeutik.

Nah... pada artikel kali ini, Perawat Baik akan melanjutkannya ke bagian Teknik Komunikasi Terapeutik.

Teknik Komunikasi Terapeutik


Teknik Komunikasi Terapeutik

Setelah kita mengetahui pengertian, tujuan, serta tahapan atau fase komunikasi terapeutik hal yang perlu kita ketahui adalah teknik komunikasi terapeutik.

Adapun teknik-teknik komunikasi terapeutik adalah sebagai berikut:

1. Memperkenalkan diri

Untuk poin ini dapat memperkenalkan diri dengan nama panggilan dan tidak lupa mengucapkan salam.

2. Mendengarkan dengan penuh perhatian

Mendengarkan dengan penuh perhatian menjadi dasar utama dalam membina hubungan saling percaya. Dengan mendengarkan setiap keluhan yang ada pada pasien, pasien akan merasa nyaman dan menjadi percaya pada perawat. Selain itu perawat juga bisa mendapatkan data yang dibutuhkan.

Pada saat kita menjadi pendengar, selalu tatap mata klien serta selalu jaga ekspresi kita dengan ekspresi yang menyenangkan.

3. Memberikan pertanyaan terbuka

Pertanyaan terbuka memberikan kesempatan kepada klien untuk mengungkapkan perasaannya dan kita mendapatkan data yang belum kita dapatkan. Hindari memberikan pertanyaan tertutup karena akan memutuskan klien dalam mengungkapkan perasaannya.

4. Mengulang

Maksud dari mengulang disini adalah untuk memastikan pokok dari isi pembicaraan klien. Mengulang pernyataan pasien ini dengan kata-kata atau bahasa perawat sendiri, dan bisa juga sebagai tanda bahwa perawat mengikuti alur pembicaraan pasien.

5. Mengklarifikasi

Pentingnya mengklarifikasi disini adalah untuk memastikan apa yang membuat perawat ragu, tidak jelas, atau tidak terdengar. Dan bisa juga untuk mendapatkan informasi yang tidak lengkap akibat dari klien yang malu untuk mengungkapkannya.

6. Memfokuskan pembicaraan

Pentingnya memfokuskan topik pembicaraan adalah agar tujuan yang ingin dicapai dapat dipahami dengan jelas dan spesifik, sehingga topiknya menjadi lebih penting.

7. Refleksi

Mengembalikan ide yang muncul dari klien, bisa dengan memberikan respon tidak setuju ataupun setuju dengan isi pembicaraan klien. Pada teknik ini hindari untuk mengulang terlalu sering.

8. Diam

Teknik diam ini adalah memberi kesempatan pada klien untuk berpikir dan mengepresikan perasaannya. 

9. Memberi informasi

Pada sela-sela pembicaraan antara perawat dan pasien selalu berikan informasi atau edukasi mengenai kesehatan klien, serta memberikan informasi fakta dari kondisi kesehatan klien.

10. Memberikan saran

Setelah melalui tahapan pembicaraan, perawat  dapat memberikan saran dalam pemecahan masalah yang ada.

11. Sentuhan

Sentuhan merupakan hal yang wajib diperhatikan norma sosialnya. Tidak boleh sembarangan dalam melakukan sentuhan terutama pada lain jenis dan pada area tertentu. Sentuhan ini dapat bermakna sebagai tanda rasa kasih dan sayang serta dukungan emosional. Jika sudah menjalin hubungan saling percaya yang kuat barulah boleh melakukan sentuhan seperti pada tangan maupun pundak.

12. Humor

Humor disini dimaksudkan untuk mengurangi ketegangan, tetapi tetap perhatikan dalam penggunaan humornya karena tidak semua bisa dijadikan humor. Kita juga harus selalu memperhatikan respon dari pasien untuk humor yang kita berikan ya.



Nah sahabat, itulah bahasan kita tentang Teknik Komunikasi Terapeutik yang yang harus dipahami oleh semua Perawat Profesional. Semoga bermanfaat untuk sahabat Perawat Baik semua ya... 

Baca juga: Tujuan Komunikasi Terapeutik

Jika ada pertanyaan, share informasi, atau pengalaman seputar pembahasan kita kali ini, jangan sungkan untuk memberikannya di kolom komentar di bawah ya... 😉 

Jangan lupa juga untuk subscribe lewat email di form Subscribe di bagian paling bawah blog ya... Biar selalu update pemberitahuan setiap kita upload artikel terbaru. 😘

Posting Komentar untuk "Teknik Komunikasi Terapeutik"