Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ventilator ICU

Ventilator ICU


PerawatBaik.com - Assalamualaikum wr.wb. 
Apa kabarnya sahabat Perawat Baik? 
Sudah sangat lama kami tidak update, semoga semuanya selalu sehat ya. Amin... πŸ˜‡ 

Mungkin sahabat sudah sering melihat wujud alat ini di sinetron drama Indonesia πŸ˜…dan juga mungkin sahabat sering mendengar namanya, terutama sahabat perawat yang sedang bekerja di rumah sakit khususnya ruangan rawat inap ICU, Ventilator.

Yup... Kali ini kami akan membahas tentang apa itu Ventilator, fungsi Ventilator, jenis-jenis dan mode pada Ventilator.


Apa itu Ventilator

Ventilator adalah sebuah alat bantu pernapasan yang digunakan pada pasien untuk pemenuhan kebutuhan oksigenisasi. 

Penggunaan ventilator ini tidak bisa sembarangan, melainkan memiliki kriteria khusus dalam penggunaannya. Alat bantu ventilator membantu pemberian oksigen dan pengaturan proses ekspirasi pada pasien.

Pemasangan ventilator dilakukan dengan bantuan penggunaan tube atau biasa di sebut ETT (Endo Tracheal Tube), sebuah tube yang dimasukkan melalui proses intubasi ke dalam trakea, sebagai jalan masuknya oksigen ke dalam paru-paru. 

Pemasangan tube ini bisa melalui mulut maupun hidung, tetapi seringnya pemasangan dilakukan di mulut dan sering disebut dengan Intubasi. Dan ini kita sebut dengan tindakan Invasif. 

Tetapi ada juga yang tidak melalui proses intubasi, yaitu dengan menggunakan NIV atau Non Invasif Ventilation, yaitu sungkup oksigen seperti masker yang tetap disambungkan ke alat Ventilator dan tanpa menggunakan tube..


Jenis-Jenis Ventilator

Secara umum terdapat 3 macam jenis ventilator berdasarkan sifat cara kerja ventilator-nya yaitu:

1. Volume Cycled Ventilator

Cara kerja ventilator ini adalah cyclusnya berdasarkan pada volume. 
Ventilator akan berhenti bekerja bila telah mencapai volume yang telah ditentukan yang sudah kita setting sebelumnya. 
Volume tidal akan tetap, meskipun ada perubahan pada paru-paru pasien.

2. Pressure Cycled Ventilator

Cara kerja pada ventilator type ini adalah cyclus yang menggunakan tekanan. 
Mesin akan berhenti bekerja jika tekanan mencapai batas yang telah ditentukan sebelumnya. 
Jenis ventilator ini tidak cocok digunakan pada pasien dengan kondisi paru-paru yang tidak stabil.

3. Cycled Ventilator

Cara kerja ventilator jenis ini adalah cyclusnya berdasarkan waktu inspirasi dan ekspirasi yang telah ditentukan waktu dan kecepatan inspirasinya . 
Rasio inspirasi : ekspirasi adalah 1:2. 
Yang artinya 1 kali inspirasi dengan dua kali ekspirasi.


3 jenis ventilator tersebut berdasarkan pada sifatnya harus kita ketahui ya sahabat. 
Jadi ketika kita akan melakukan tindakan kolaborasi dengan dokter dalam penggunaan ventilator, kita sudah mengerti apa yang akan dikerjakan oleh mesin ventilator.


Mode pada Ventilator

Setelah mengenal jenis kerja ventilator di atas, selanjutnya kita akan mengenal mode yang terdapat pada Ventilator.

1. Controlled Ventilation

Pada mode ventilator ini, semua dikontrol oleh mesin secara terus-menerus untuk membantu pernapasan pasien. 

Biasanya diberikan pada pasien dengan usaha napas yang sangat jelek atau cenderung apnoe (henti napas). Pernapasan dikontrol dengan frekuensi dan tidal volume yang telah ditentukan pada ventilator, tanpa melihat adanya usaha napas dari pasien. 

Apabila digunakan pada pasien yang sadar, maka akan mengakibatkan kecemasan dan ketidaknyamanan, dan apabila pasien berusaha bernapas dengan usaha sendiri akan terjadi fighting (tabrakan antara ekspirasi dan inspirasi). Tekanan didalam paru akan meningkat yang dapat menyebabkan terjadinya pecah pada alveoli dan pneumothorak.

2. Assisted Controlled Ventilation

Pada mode ini, pernapasan dirangsang oleh inspirasi pasien, tetapi pada saat tidak ada inspirasi akan tetap berjalan sesuai dengan settingan yang sudah ditentukan sebelumnya. 

3. Assusted Ventilation

Pada mode ini, pasien yang mencetuskan ventilator yang telah menyediakan napas dengan bertekanan positif, tidal volume sudah di-setting, tetapi tetap pasien yang akan menentukan frekuensinya.

4. IMV (Intermitten Mandatory Ventilation)

Pada mode ini, ventilator menggabungkan spontan dan controlled ventilation, yang artinya pernapasan mandatory diberikan pada frekuensi yang di-set tanpa menghiraukan apakah pasien pada saat inspirasi ataupun ekspirasi sehingga bisa terjadi fighting dengan segala akibat yang dapat terjadi pada pasien. 

Keuntungan dengan mode IMV ini adalah volume dan kecepatan tidak tergantung pada usaha pasien, dapat membantu hiperventilasi persisten, dapat menurunkan ansietas, barotrauma, membantu dengan PEEP. 

Pada mode IMV ini telah disinkronisasi dengan (SIMV)

5. SIMV (Sincronized intermitten mandatory ventilation)

Pada mode ini pastinya teman-teman sering mendengarnya kan? Karena mode ini sangat sering digunakan. 

Mode ini merupakan gabungan antara Asissed controled ventilation dan spontan. 
Pernapasan diberikan dengan adanya picuan dari pasien. 

Mode ini diberikan pada pasien dengan napas spontan tetapi belum normal sehingga membutuhkan bantuan mesin. 

Sama seperti IMV dengan pernapasan yang lebih terkontrol, dan efiensi dalam mencegah terjadinya atrofi otot, akan kembali ke mode IMV jika tidak ada usaha napas, mencegah adanya tidal volume yang ganda, dan biasa lebih digunakan dengan PEEP. 

6. PSV (Pressure Support Ventilation)

Pada mode ini, ventilator digunakan pada pasien yang sudah bisa bernapas spontan atau pasien yang sudah bisa bernapas, tetapi tidal volume tidak mencukupi dikarenakan napasnya masih dangkal. 

Pada mode ini, pasien harus mempunyai kendali dalam memicu trigger untuk memberikan udara pernapasan. Ventilator di-setting dengan memberikan napas bertekanan positif yang sudah di-setting levelnya, dan hanya diberikan selama inspirasi. 

Biasanya mode ini digunakan sebagai cadangan SIMV, karena akan lebih nyaman, karena kecepatan diberikan oleh pasien dan paling cocok digunakan untuk melatih pernapasan mandiri pasien atau weaning.

7. PEEP (Positive End Expiratory Pressure)

Sesuai dengan namanya, mode ini adalah pemeliharaan tekanan buatan pada akhir ekspirasi. 
Biasa digunakan untuk meningkatkan alveolar ventilation, peningkatan frekuensi residual capacity, dapat mencegah atelektasis pada pasien-pasien dengan oedem paru dan ARDS, dan digunakan bersamaan dengan SIMV.

8. CPAP (Continous Positive Air Pressure)

Pada mode ini, ventilator hanya memberikan tekanan positif dan diberikan pada pasien yang sudah bisa bernapas spontan dan adekuat. Pemberian ventilator ini adalah untuk mencegah atelektasis, weaning dan ekstubasi.


Nah itulah beberapa mode ventilator yang wajib kita ketahui saat kita berhadapan dengan pasien di ruangan intensive. 

Penggunaan mode ventilator ini pada mesin-mesin tertentu dengan merk dan tipe nya masing-masing mungkin akan berbeda-beda, tetapi tetap saja cara kerja modenya sama seperti yang sudah dijelaskan di atas.


Di bawah ini bisa sahabat Perawat Baik perhatikan mode ventilatornya.

mode ventilator

SIMV (VCV)+PSV : artinya ventilator ini sedang menggunakan mode SIMV. 

Ventilator digunakan pada mode ini karena napas pasien untuk memicu pernapasan sudah ada tetapi masih dangkal, pernapasan pasien belum stabil atau cenderung apnoe dan tidal volume belum mencapai dan dengan adanya napas pasien dapat memicu triger mesin memberikan pernapasan. Dan biasanya ventilator sudah di-setting, disesuaikan dengan kondisi pasien, sehingga memudahkan dalam proses weaning dan mencegah terjadinya fighting. 

Dalam pemberian mode ventilator ini kita sebagai perawat berkolaborasi dengan dr Anastesi, dan kita sebagai perawat wajib memantau kondisi pasien selama penggunaan ventilator guna mencegah terjadinya komplikasi dari penggunaan ventilator.


Itulah sedikit penjelasan seputar Ventilator ICU untuk sahabat Perawat Baik. Semoga bermanfaat ya... 😁 Jika ada pertanyaan, share informasi, atau pengalaman seputar pembahasan kita kali ini, jangan sungkan untuk memberikannya di kolom komentar di bawah ya... πŸ˜‰ 

 Jangan lupa juga untuk subscribe lewat email di form Subscribe di bagian paling bawah blog ya... Biar selalu update pemberitahuan setiap kita upload artikel terbaru. 😘

Posting Komentar untuk "Ventilator ICU"